Jumat, April 17, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
BerandaBerita UtamaBupati Mentawai Tinjau Langsung Dampak Banjir di Dusun Sao

Bupati Mentawai Tinjau Langsung Dampak Banjir di Dusun Sao

Pasca bencana banjir dan tanah longsor akibat cura hujan tinggi yang melanda wilayah Kepulauan Mentawai khusunya Sipora Utara dan Sipora selatan pada, 10 Juni kemaren, Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak. Pada Kamis 12/6
Bupati Rinto mengunjungi Dusun Sao, Desa Bosua, Kecamatan Sipora Selatan, untuk memastikan kondisi masyarakat dan mendengar keluhan mereka.

Kehadiran Bupati Rinto di lokasi banjir didampingi oleh Pengurus DPP Garda Mentawai (Gerakan Anak Muda Mentawai). Keikutsertaan Garda ini disebutkan sebagai bentuk nyata kepedulian dan dukungan pemuda Mentawai dalam membantu pemerintah daerah, khususnya di bawah kepemimpinan Bupati Rinto Wardana, termasuk dalam penanganan situasi pascabencana.

Bupati Rinto disambut baik oleh masyarakat Dusun Sao. Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyempatkan diri mendengarkan secara langsung keluhan dan aspirasi warga yang masih merasakan dampak banjir.

Masyarakat melaporkan penyebab utama banjir di wilayah mereka, yaitu adanya penumpukan sampah dan batang-batang kayu lapuk yang menghalangi aliran sungai di sekitar permukiman. Penyumbatan ini diduga kuat menjadi pemicu meluapnya air saat curah hujan tinggi.

“Warga berharap agar segera dilakukan pengerukan sungai menggunakan alat berat untuk mengatasi penyumbatan dan memperlancar aliran air,” seperti disampaikan salah seorang perwakilan warga kepada Bupati dan tim.

Bupati Rinto menjelaskan bahwa pada hari pertama banjir (10 Juni), kondisi jalan menuju Dusun Sao terputus akibat genangan air.

“Saya memohon maaf tidak bisa segera tiba di Sao saat bencana. Saat itu, tim kami terfokus meninjau lokasi darurat di Goisok Oinan, Pogari, Matobek, dan Saureinuk yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Merespon keluhan warga tersebut, Bupati Rinto Wardana menyoroti pentingnya penanganan sungai sebagai langkah mitigasi untuk mencegah banjir serupa di masa depan. Beliau menekankan perlunya pelebaran gorong-gorong sungai untuk meningkatkan kapasitas saluran air.

“Permasalahan penyumbatan sungai ini memang memerlukan koordinasi dan kebijakan khusus agar bencana serupa tidak terulang,” ujar Bupati Rinto, mengakui kompleksitas persoalan yang dihadapi warga Dusun Sao.

Masyarakat Dusun Sao pun menyampaikan harapan akan respons cepat dan solusi nyata, baik dari Pemerintah Desa Bosua maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Menutup kunjungannya, Bupati Rinto Wardana menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti laporan dari warga.

“Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mencari solusi terbaik demi keselamatan dan kesejahteraan warga Dusun Sao, Desa Bosua,”.

ARTIKEL TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Populer

Recent Comments