ALITO – Kasus penemuan mayat di Sumatera Barat belakangan jadi perhatian. Sebab hal ini terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan.
Menurut catatan Alito, setidaknya dalam sehari, ada dua penemuan mayat yang menggemparkan publik. Salah satunya di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Khusus di Mentawai, penemuan mayat tanpa identitas ini terjadi di esisir Pantai Dusun Mapinang Utara, Desa Saumanganyak, Kecamatan Sikakap, Selasa (17/6) kemarin.
Berdasarkan informasi yang diterima, mayat ditemukan di pinggir pantai dalam kondisi mengen4skan, mayat tersebut tampak mengenakan celana hitam dan salah satu kaki sudah terlihat tulang paha.
Jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh warga bernama Sarli Saogo dan Germin. Dari penemuan itu, mereka langsung melaporkannya pada pihak berwajib.
Menurut keterangan SAR Mentawai, jenazah tersebut diduga merupakan man overboard yang sebelumnya laporan hilangnya sosok itu diterima oleh SAR Mentawai.
Kepala Kantor SAR Mentawai, Rudi mengatakan, pihaknya pun menanggapi laporan tersebut dan melakukan pencarian.
Selama melakukan pencarian, Rudi menyebut, pihaknya mendapatkan laporan perihal penemuan mayat di Mapinang. Lantas, tim yang dia turunkan pun langsung mengeksekusi laporan itu.
“Jenazah yang ditemukan kemudian dibawa menuju Dermaga Sikakap karena kondisi cuaca buruk yang tidak memungkinkan untuk kembali ke KN SAR. Kapal sandar di Dermaga Sikakap pukul 21.11 WIB,” katanya.
Jenazah yang berhasil dievakuasi diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses identifikasi lebih lanjut. Kemudian, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan pencocokan data.
Korban Mutilasi
Selain penemuan mayat tanpa identitas di Mapinang, penemuan jenazah di kawasan Padang Pariaman pun menjadi perhatian.
Jenazah yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan itu menggegerkan warga pada Selasa (17/6) oleh nelayan yang sedang membersihkan kapalnya di pinggiran sebuah sungai di kawasan Batang Anai.
Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi mengatakan, tubuh mayat tersebut ditemukan tanpa kepala, kedua tangan, kaki, dan alat kelamin.
“Melihat kondisi jasad, kami menduga korban adalah laki-laki, berdasarkan postur tubuh dan bentuk dadanya,”katanya.
Menurut dia, dugaan sementara, jenazah tersebut mengarah kepada dugaan kasus pembunuhan dengan modus mutilasi.
Berselang sehari, warga kembali dihebohkan dengan penemuan potongan kepala dan tangan manusia ditemukan warga di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.
Penemuan ini diduga berkaitan dengan kasus mayat tanpa kepala dan anggota tubuh lainnya yang sebelumnya ditemukan di aliran Sungai Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Kepala dan tangan yang ditemukan tersebut berjarak sekitar enam kilometer dari lokasi penemuan tubuh korban sehari sebelumnya.
Dugaan sementara mengarah bahwa potongan kepala ini merupakan bagian dari jasad yang ditemukan tanpa kepala, kedua tangan, dan kaki.
Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah, Iptu Jamaldi menyebut, temuan itu langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara, Padang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Jamaldi menambahkan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan identitas maupun ciri-ciri dari kepala tersebut.
Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis untuk memastikan keterkaitan kepala dengan tubuh dugaan korban mutilasi yang ditemukan sebelumnya.(*)




