
Tuapeijat, alito.co.id — Sebuah babak baru dimulai bagi 436 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang resmi dilantik oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu sore (18/6), di homestay mapadegat. Dalam suasana yang penuh haru dan kebanggaan, Bupati Mentawai Rinto Wardana mengingatkan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan gerbang menuju tanggung jawab yang jauh lebih besar.
“Yang kalian jalani selama ini hanyalah masa tunggu, masa pembuktian. Hari ini, kalian resmi menyandang amanah. Tapi ingat, ini bukan ruang untuk bersantai. Ini medan pengabdian,” tegasnya dengan suara lantang.
Dalam pidatonya, Rinto Wardana menekankan bahwa jabatan sebagai PPPK bukan hadiah, melainkan bentuk kepercayaan rakyat yang harus dijaga dengan integritas dan kinerja nyata. Ia mengungkapkan, pihaknya tidak segan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti melanggar disiplin dan mencederai kepercayaan publik.
“Dalam tiga bulan terakhir, lebih dari sepuluh ASN sudah saya berhentikan. Ini peringatan keras: kalau kalian lalai, apalagi main-main, saya tindak. Tidak ada toleransi,” ucapnya serius, disambut hening para hadirin.
Ia menambahkan, bahwa sebagian besar dari PPPK yang baru dilantik akan bertugas di pelosok-pelosok wilayah Mentawai. Untuk itu, ia meminta agar seluruh ASN yang dilantik memahami betul esensi dari pelayanan publik yang humanis dan membumi.
“Yang kalian bawa bukan sekadar nama institusi, tapi harapan masyarakat yang selama ini kekurangan pelayanan. Layanilah mereka dengan hati, bukan sekadar formalitas,” pesannya.
Di akhir sambutan, Bupati Mentawai juga mengajak seluruh PPPK yang hadir untuk tetap bersyukur dan menjaga semangat kebersamaan. Ia menyinggung bahwa masih banyak tenaga honorer yang belum mendapatkan kesempatan serupa.
“Bersyukurlah, tapi jangan sombong. Di luar sana, masih banyak teman kalian yang terus berjuang. Jadikan ini pemicu untuk bekerja lebih baik,” tutupnya.
Pelantikan ini dinilai menjadi tonggak penting dalam penguatan birokrasi dan pelayanan publik di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Harapan besar kini berada di pundak para PPPK baru dalam menjawab tantangan pembangunan daerah kepulauan yang unik dan penuh dinamika. (Lr)




